Malang, 23 Agustus 2011. Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang sebagai fakultas yang baru berdiri, tidak mau ketinggalan dengan fakultas lain dalam memberikan pelayanan prima pada mahasiswa. FIS berencana akan membangun gedung tujuh lantai. Hal ini disampaikan oleh Dekan FIS, Prof. Hariono, ‘’Rencananya di FIS akan dibangun gedung 7 lantai yang dibagi dalam beberapa tahap pengerjaan.’’
Dalam tahap pertama, sebagian kompleks gedung I, yaitu gedung I.1 dan I.2 telah dirobohkan dan sedang dalam tahap pengerjaan pembangunan gedung baru. Walau rencananya akan menjadi tujuh lantai, pada tahap pertama akan dibangun satu lantai dulu, kemudian pengerjaan selanjutnya akan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Menurut, Prof. Hariono pengerjaan gedung tahap pertama sudah menelan biaya setidaknya 5 milyar rupiah. Sumber dana berasal dari Pendapatan Bukan Pajak (PNPB) yang mayoritas didapat dari Sumbangan Pembinaan Sarana Akademik (SPSA) mahasiswa baru angkatan tahun 2010 dan 2011. ‘’Tentu, pembayaran masuk mahasiswa yang semakin meningkat harus ada tanggung jawabnya, yang dalam hal ini dirupakan pembangunan gedung baru FIS ini. Selain itu, dana yang disimpan di bank juga tidak berbunga sama sekali karena itu adalah termasuk uang negara’’ tambahnya.
Gedung baru ini nantinya terbagi menjadi tiga gedung yang masing-masing memiliki tujuh lantai. Di antara gedung satu dan gedung lainnya akan dihubungkan dengan terowongan. Gedung pertama dan kedua, yang berada di tengah dan Selatan area FIS akan diutamakan untuk ruang perkuliahan dan sarana yang menunjang kegiatan mahasiswa FIS. Sedang gedung yang terletak di Utara dikhususkan untuk bagian administrasi dan ruang kerja. ‘’Rencananya pintu masuk atau bagian depan FIS akan berada di sebelah Utara yaitu tepat di depan gedung administrasi, sedangkan yang menghadap ke ring road (Selatan) merupakan pintu belakang’’ kata Drs. Herry Suwito, Kasubag TU FIS. Gedung baru ini juga akan dilengkapi dengan aula pertemuan, museum sejarah, laboratorium geografi serta berbagai sarana penunjang kegiatan mahasiswa lainnya.
Prof. Hariono mengatakan bahwa pembangunan gedung baru ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu lima tahun kedepan dan bisa lebih cepat jika mendapatkan dana dari pihak lain, seperti dana dari DIKTI. Sementara, pembangunan sedang berjalan, mahasiswa baru FIS harus pindah sementara ke gedung P4TK yang terletak di jalan Veteran. Memang selama ini banyak keluhan dari dosen ataupun dari mahasiswa tentang gedung sementara di P4TK yang dinilai kurang representatif untuk kegiatan perkuliahan. ‘’Saya meminta maaf baik kepada dosen ataupun mahasiswa dan staf lainnya dengan keadaan ini. Namun, kami tidak bisa membangun gedung sementara (Gedung P4TK) karena itu akan boros anggaran. Jadi, dana lebih diprioritaskan untuk pembangunan gedung baru FIS. Saya harap kesabarannya dan memaklumi hal ini’’ tutur Dekan FIS. (Ram/Vga)

Tinggalkan Balasan