Terletak pada ketinggian 700 mil dan berada di dataran tinggi dengan udara yang sejuk dan pedesaan yang asri, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dikenal sebagai daerah pertanian dan peternakan.

Bayu, salah satu Warga Desa Junrejo, memaparkan masalah di desanya, yakni adanya limbah ternak berupa sisa pakan dan kotoran ternak yang sangat rawan menjadi sumber pencemaran jika dibuang tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Dari hasil wawancara tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Edisi Covid-19 Jurusan Biologi kelompok 1 Universitas Negeri Malang (UM) tahun 2020 yang berfokus pada lingkungan, terdorong untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Observasi

Mahasiswa KKN membuat pelatihan untuk warga khususnya para peternak dalam bentuk video pembuatan bioaktivator mikroorganisme lokal sebagai pengganti EM4 dengan memanfaatkan Effective Microorganism Bamboo (EMB) yang berkemampuan memacu pertumbuhan tanaman atau biasa disebut Plant Growth promoting Rizobacteria (PGPR) dan pembuatan mikroorganisme lokal yang mengandung bakteri penambat nitrogen bebas dan probiotik untuk memperbaiki kualitas tanah, kemudian untuk progam selanjutnya yaitu pembuatan pupuk kompos padat dan cair dari limbah peternakan.

Proses pengolahan kompos padat

Selain itu Wilayah Junrejo juga memiliki lahan pekarangan dengan luas ± 69 Ha, lahan pertanian dengan luas ± 221 Ha, lahan hutan dengan luas ± 8 Ha, kemudian terdapat perikanan air tawar seluas ± 0,5 Ha yang didalamnya terdapat berbagai potensi kekayaan hayati baik hewan maupun tumbuhan.

Dari fakta tersebut, Mahasiswa KKN, berinisiatif membuat buku elektronik “Menggali Keragaman Tumbuhan Liar Berkhasiat di Desa Junrejo”. Progam kerja tersebut telah mendapatkan izin dari dosen pembimbing lapangan dan Faisal, selaku Kepala Desa.

Dari video pelatihan tersebut diharapkan masalah pencemaran limbah peternakan di Desa Junrejo bisa segera teratasi dan mampu menambah nilai jual dari limbah tersebut setelah diolah menjadi pupuk. Selain itu dengan adanya ebook nantinya masyarakat Junrejo khususnya dapat mengunakan informasi tersebut secara bijak guna membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatannya dengan herbal.

Pewarta: Choiron Galoh Mega Putra

Fotografer: Bayu

Penyunting: Mita

*Tulisan ini berasal dari kontributor rubrik spesial  [#SiaranKKN] – Hei, Kita Ke sana Ngapain? untuk mewadahi dokumentasi kegiatan KKN Mahasiswa Universitas Negeri Malang.

Tinggalkan Balasan