[Puisi] Pendekar Tik

pendekartik

Pendekar Tik Oleh Faizal Nur Alamsyah p Aku hanya bocah yang tak tahu mana yang salah dan mana yang berkah Bagiku semuanya membuat orang marah p Aku hanya manusia biasa, bukan manusia bijaksana Tidak tahu mereka mengetik apa, seakan-akan mereka ahlinya p Aku hanya pembaca yang tidak ikut mengetikkan kata Aku bukan seperti mereka yang … Read more

[Puisi] Gelora Berdarah

sby10nov

Gelora BerdarahOleh Syafara Anggita RahmawatiPHari ituKala langit membisu meredam lentikan apiDan manusia menggencarkan serangan tanpa hentiMedan neraka yang bersimbah darahMenghancurkan segenap pejuang dengan warganyaRiuh jalanan perlahan menjadi kekacauanPHari ituHanya tangisan yang tersisaMenghangatkan kegelapan yang melahap nyawaMembumikan kedamaian yang lama bersimbahMenandai puncak pertarunganTiga hari penuh dukaPRusak sudah sepertiga nyawa kotaTatapan murka raga yang tersisaMemandang panas kawanan … Read more

[Puisi] Bersimpuh

bersimpuhart

Bersimpuh Oleh Afifah Shafa* P Pada suatu malam bertahun-tahun silam Engkau bersimpuh Meminta pada Tuhan untuk menguatkan ingatan Supaya tak lupa pada ia, ia, dan ia P Berselang seribu malam setelahnya Engkau bersimpuh dengan hati memar dan napas kepayahan Meminta pada Tuhan Supaya lupa saja pada segala P Surabaya, 9 Agustus 2021 P *Afifah Shafa, … Read more

[Puisi] Bangkit dan Melangkah

bangkitdanmelangkah

Bangkit dan Melangkah Oleh Gusti B’tari Artichah* . Riuh jalanan kota perlahan beranjak sunyi Menyisakan angin sore yang hadir di tengah sepi Lembut cahaya jingga dengan gagah menyambut senja Sinar hangatnya mampu menggantikan lelahnya raga . Kawanan burung terlihat terbang dengan riang Bersiap pulang setelah menjalani hari yang cukup panjang Mata tajamnya menyaksikan hiruk pikuk … Read more

Bersuara di Balik Kata

Bukan seorang penyair atau petinggi Hanyalah insan berbekal himpunan fakta Berseru di balik sebait kata Mengupas kisah sedalam Palung Mariana Berkawan dengan kopi hingga menjemput pagi Mengetuk suara di balik kejamnya metropolitan Berjajar di barisan terdepan tuk menjelajah berita Dengan nyala semangat melebur bersama keringat Menggenggam pena tuk bersuara dalam cakrawala Mengadu pada dunia di … Read more

Katanya

Katanya negeri ini demokratisTapi masih banyak rakyat menangisMereka yang masih dipandang dengan sinis,mati-matian mengais isi perut sampai tenaga terkuras habisHanya bisa menatap kaum elite dengan miris Katanya negeri ini demokratisBanyak perkara krisis,yang diperlukan analitisTapi berkali-kali berusaha ditepiskatanya agar tetap ‘harmonis’Dan kami hanya bisa meringis Katanya negeri ini demokratisTapi menganggap kami anarkisTuan bilang harus bersikap etisKeadaan … Read more

Pada Hari Kematian Ayah

Hari ini rumah kami diterjang petaka yang datang beriringan membawa keributan yang begitu cinta. Atas segala gelisah yang menimpa luka yang sungguh berduka. Sesederhana ini mengenang doa-doa reformasi, seperti dinding yang retak di sana-sini. Pada langit-langit yang bolong berjatuhan tikus-tikus kecil seperti hujan. Dan ular raksasa keluar dari balik kasur ayah, berjalan ke halaman depan … Read more

Dalam Bayang-Bayang Kelambu

Pagi datang dengan kesombonganMengagung-agungkan kesehatan badan dan moralPagi berjanji menebar remah-remah kehidupanTak bermoral memang Malam dengan kepekatannyaDengan segala intrik picik dan tenungnyaKenyamanan dipan kapukDan segala gonggongan dalam damainya Dengan paksaan sang nasib semua berjalanDengan takaran sama pula diganjar Dalam diammu kau merangkul bulan bak matahariSejenjang lebih tinggi dengan visi misiDalam diammu pula wacana-wacana hadirTiang nyaring … Read more