Gelora Berdarah
Oleh Syafara Anggita Rahmawati
P
Hari itu
Kala langit membisu meredam lentikan api
Dan manusia menggencarkan serangan tanpa henti
Medan neraka yang bersimbah darah
Menghancurkan segenap pejuang dengan warganya
Riuh jalanan perlahan menjadi kekacauan
P
Hari itu
Hanya tangisan yang tersisa
Menghangatkan kegelapan yang melahap nyawa
Membumikan kedamaian yang lama bersimbah
Menandai puncak pertarungan
Tiga hari penuh duka
P
Rusak sudah sepertiga nyawa kota
Tatapan murka raga yang tersisa
Memandang panas kawanan asing dengan murka
Yang membombardir kejam seisi Surabaya
Baca Juga
Target Pasarnya Bukan āKitaā
31 Juli 2026
Menggambar Hujan
31 Juli 2026
Barangkali Kita Hidup dalam Ampas Kopi
26 Juli 2026
Ya, Coba Biarkan Tanpa Tangan-Tangan Itu
5 Juni 2026

Rumahku yang Berusia 81 Tahun
17 Agustus 2026

Target Pasarnya Bukan āKitaā
31 Juli 2026

Menggambar Hujan
31 Juli 2026

Barangkali Kita Hidup dalam Ampas Kopi
26 Juli 2026

Ya, Coba Biarkan Tanpa Tangan-Tangan Itu
5 Juni 2026
