24 Juli 2024 3:31 AM
Search

Sambut Hari Olahraga Nasional, FIK Gelar Berbagai Lomba

Malang – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2022, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM)

Dokumentasi/LPM Siar

Malang – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2022, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kompetisi internal maupun eksternal dalam bidang olahraga pada Minggu (11/9). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 500 peserta baik dari mahasiswa FIK UM sendiri, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Baca juga : Olahraga Bersepeda Meningkat di Tengah Pandemi, Bentuk Kesadaran Atau Tren Musiman?

Break Obstacle, Be A Champion” menjadi tema khusus yang diangkat FIK UM dalam acara ini. Tema tersebut mengacu pada desain tema besar olahraga nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Yang bermakna, “Bersama Cetak Juara”.

Berbagai Lomba Diadakan Untuk Memeriahkan HAORNAS

HAORNAS 2022 FIK UM  menghadirkan lomba FIK RUN, yaitu lomba lari 5 km yang pesertanya dibuka untuk umum. Tak hanya itu, FIK juga mengadakan lomba permainan tradisional berupa tarik tambang dan balap karung yang dikhususkan bagi mahasiswa FIK. Serangkaian acara perlombaan HAORNAS diadakan mulai pukul 7 pagi di Lapangan A2.

FIK RUN merupakan perlombaan lari dengan jarak tempuh 5 km, terhitung dari titik start di depan Gedung B2. Kemudian melewati Gedung Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), lalu belok menuju Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Kemudian setelahnya, peserta menuju Gedung Graha Cakrawala berlanjut ke arah Gedung Rektorat dan berakhir kembali ke titik start. Rute tersebut dilalui oleh peserta sebanyak dua kali putaran. Total hadiah yang diberikan kepada pemenang mencapai angka 18 Juta Rupiah dengan 4 kategori pemenang yaitu; mahasiswa putra dan putri, umum putra dan putri dengan rentang usia dari muda ke tua. 

Foto: Yasmin / Siar

Dewa Alsabila selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIK mengatakan bahwa, HAORNAS FIK UM 2022 dihadiri oleh berbagai pihak. “HAORNAS 2022 turut dihadiri oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sederet dosen FIK, Mu’Arifin selaku WR 3, dan karena perlombaan yang diadakan merupakan cabang olahraga lari maka turut dihadiri pula oleh pihak Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),” ucap Dewa saat ditemui di Gedung B2. 

Uniknya, perlombaan tersebut tak hanya diikuti oleh pelajar dan masyarakat sipil saja, HAORNAS FIK UM 2022 juga diwarnai oleh kehadiran anggota tentara yang turut andil menjadi peserta lomba. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan- penampilan dari para mahasiswa.

Salah satu peserta lomba FIK RUN, Odi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang sedikit menyayangkan bahwa tidak adanya pengukur lari pada peserta. “Harapan saya agar kedepannya HAORNAS dapat menggunakan alat pengukur lari agar para peserta tidak ada yang mendahului start dan juga memotong jalur perlombaan agar lomba lebih adil, selain itu diharapkan pula agar panitia dapat menyelaraskan jarak lari dengan ketentuan yang diberikan. Sebab, jarak yang dilewati tidak mencapai 5 km melainkan, hanya 4,6 km.’’ ucapnya. Akan tetapi, Odi juga menambahkan bahwa para panitia sangat bersikap tegas dalam pengawasan peserta lomba, seperti saat ada peserta yang hendak memotong jalur lintasan lari.  

Di tahun ini, acara HAORNAS 2022  kembali dilaksanakan secara offline setelah tahun-tahun sebelumnya terkendala oleh adanya pandemi Covid-19. Hal tersebut tentunya menimbulkan banyak perubahan yang terjadi. Baik dalam persiapan acara, maupun dalam pelaksanaannya. Perubahan tersebut sangat terasa karena dalam HAORNAS di tahun sebelumnya, perlombaan dilaksanakan secara online. Cabang olahraga yang dilombakan-pun hanya seputar olahraga yang mengandalkan strategi dan tak perlu bertemu secara langsung seperti e-sport. Sedangkan HAORNAS secara offline kali ini lebih menitikberatkan pada olahraga fisik.

Dalam acara perdana secara offline tersebut, Dewa menerangkan bahwa kendala yang ditemui meliputi gambaran acara, alur, administrasi, birokrasi, hingga dalam hal teknis saat pelaksanaannya. Selain itu, kualitas waktu untuk koordinasi panitia dalam mempersiapkan acara dinilai kurang akibat berbenturan dengan kegiatan kuliah. Dewa juga mengungkapkan sempat terjadi miskomunikasi antara panitia perihal rute lari yang mengalami perubahan. 

Ketua BEM FIK tersebut juga mengatakan bahwa acara ini memiliki fokus tujuan kepada Mahasiswa Baru (Maba) supaya mereka memiliki kesempatan untuk mengetahui bagaimana iklim yang ada di kampus. Ia juga menyampaikan harapan agar acara kali ini dapat memberikan pengenalan kepada publik mengenai eksistensi dari BEM serta Fakultas Ilmu Keolahragaan UM sekaligus menjadi wahana berkumpulnya seluruh mahasiswa FIK agar dapat saling mengenal hingga terwujudnya implementasi dari jargon FIK “FIK Care”. “Harapan saya diadakannya acara ini untuk lebih mengenal dalam implementasi jargon FIK yang care dan eksistensi juga untuk  FIK.” pungkasnya. Terakhir, dalam pelaksanaannya diharapkan acara HAORNAS  akan terus terlaksana agar dapat memupuk semangat olahraga bagi semua kalangan. 

Reporter :

Risma Dewi

Endah Nur Rohima Maharani Gunawan

Yasmin Fajar Putri Ayu Wardhani

Farid Wahyu Tri Septiyan

Penyunting: Diana Yunita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA